Sejarah Banner

Jejak Waktu Modangan

Artikel

The Legend of Modangan: History Rewritten in the Sky

Oleh: Robert • 27 Dec 2025

Cover
Jangan biarkan pasir putihnya menipu mata Anda. Pantai Modangan bukan sekadar tempat bersantai; ini adalah tanah para pejuang.

Namanya diambil dari kata "Madhang", sebuah kode sejarah tentang bertahan hidup dan kebersamaan laskar Pangeran Diponegoro ratusan tahun silam. Namun hari ini, sejarah baru sedang ditulis—bukan di daratan, tapi di angkasa.

Bertransformasi dari hidden gem yang terisolasi, Modangan kini menjadi panggung utama paralayang Jawa Timur. Di sini, Anda berdiri di tebing Bukit Waung yang menjulang, menantang gravitasi, dan menikmati sunset terbaik di Malang Selatan.

Ini bukan sekadar wisata. Ini adalah panggilan untuk jiwa petualang yang ingin merasakan sensasi terbang di atas jejak sejarah.
Artikel

Di Balik Debur Ombak: Jejak Syukur di Ujung Selatan

Oleh: Budi Santoso • 27 Dec 2025

Cover
Angin laut selatan yang kencang di Pantai Modangan menyimpan bisikan sejarah yang tak banyak orang tahu. Jauh sebelum paralayang warna-warni menghiasi langit Bukit Waung, tanah ini adalah tempat sunyi yang menjanjikan perlindungan.

Dikisahkan pada masa-masa kelam pasca Perang Jawa (sekitar tahun 1850-an), ketika Pangeran Diponegoro telah ditangkap, sisa-sisa pasukannya terpaksa menyebar ke penjuru negeri. Mereka menembus hutan lebat, menyeberangi sungai, hingga akhirnya tiba di pesisir selatan yang terisolasi ini. Di sinilah, di batas alam yang memisahkan wilayah Malang dan Blitar, mereka menemukan tempat untuk bernapas lega.

Merasa aman dari kejaran kolonial Belanda, para pejuang ini duduk bersama di tepi hutan yang menghadap laut lepas. Mereka membuka bekal, berbagi makanan, dan memanjatkan rasa syukur karena masih diberi keselamatan. Dalam tradisi Jawa, momen makan bersama ini disebut "Madhang".

Dari perjamuan sederhana itulah nama "Modangan" lahir dan abadi hingga kini.

Hari ini, saat Anda berdiri di atas pasir putihnya atau menatap cakrawala dari ketinggian Bukit Waung, Anda tidak hanya sedang menikmati pemandangan. Anda sedang berdiri di atas tanah yang dulu menjadi saksi persaudaraan dan rasa syukur para pejuang. Modangan bukan sekadar pantai; ia adalah monumen alam tentang ketenangan yang ditemukan setelah badai perjuangan.

Ingin melihat bukti keindahannya?

Buka Galeri Foto